SELAMAT DATANG

Selamat datang di blog saya, semoga anda diberkati, Tuhan Yesus mengasihi anda.
Jika membutuhkan pelayanan saya silahkan menghubungi email dave_kandar@yahoo.com; atau Hp. 0813-6409-5029.

Tentang saya

My photo
Pelayanan di Gereja Methodist Indonesia (GMI) Getsemani Binjai Sumatera Utara sebagai asistan gembala sidang dan gembala Pos Pelayanan di Brahrang (2004-2011). Gembala Sidang GMI Damai Sejahtera Jakarta Barat (2011-2013). Asistan gembala sidang di GMI Anugerah Batam (2013-2014). Gembala Sidang GMI Kana Marelan (2014-2015). Pimpinan Perguruan PKMI Methodist-10 TK-SD-SMP Belawan (2015-2018). Asistan Pimpinan Jemaat GMI Kanaan Medan (2018-2019). Pimpinan Perguruan PKMI 2 Kisaran Asahan (2019-2021). Gembala Sidang GMI Kanaan Medan (2021-2022). Pimpinan Perguruan PKMI Pangkalan Brandan dan Gembala Sidang GMI Pangkalan Brandan (2022- sekarang) Tinggal di Pangkalan Brandan Langkat dan melayani bersama istri Pdt. Delima Li En dan dikaruniai seorang anak Daud Kharis Delvidson Kandar.

Blog Archive

Monday, May 19, 2008

"Tugas Seorang Utusan Allah" Yesaya 6:8

Dalam Yesaya 6:8 Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata : Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang akan pergi untuk Aku ? Maka sahutku : Ini aku, utuslah aku"
Kalimat : Ini aku, utuslah aku kedengarannya sangat indah dan manis di telinga kita, tetapi untuk mewujudkannya dalam realitas kehidupan Kristen tidaklah mudah. Allah dalam Yesus Kristus yang adalah motivator misi merindukan setiap suku bangsa mendengar Injil dan diselamatkan.
Tetapi bagaimana mereka, bisa diselamatkan jika mereka tidak percaya kenapa Dia ? Dan bagaimana mereka bisa percaya kepada Dia jika mereka tidak mendengar tentang Dia ? Dan bagaimana mereka mendengar, tentang Dia jika tidak ada yang memberitakannya ? Dan bagaimana mereka memberitakannya jika mereka tidak diutus ? Seperti ada tertulis : Betapa indahnya kedatangan mereka yang membawa kabar baik (Roma 10:14-15)
Seorang utusan adalah perpanjangan tangan dari si pengutus dan membawa misi dari yang mengutus. Bagian firman Tuhan ini berbicara tentang panggilan Nabi Yesaya menjadi utusan Allah (Presbeou-Band. II Kor.5:10 dan Epesus 6:20) untuk menyampaikan maksud hati Allah kepada umat-Nya . Tidaklah mudah bagi Yesaya untuk langsung menjawab panggilan tersebut. Karena ia tahu bahwa panggilan tersebut berkaitan dengan tugas yang akan diembannya dari Allah yang maha kudus. Ia menyadari keberadaan pribadinya di hadapan Tuhan (band. Ay. 4,5). Melalui firman Tuhan ini kita dapat belajar 3 hal yang berkaitan dengan panggilan untuk menjadi seorang hamba Tuhan (utusan Allah):
1. Ada panggilan dari Tuhan (ay. 8) Allah mengasihi umat-Nya tapi Ia juga dalah Allah yang adil. Ia melihat kebobrokan umatnya (band, Yesaya 3-5) Yesaya mendapat kesempatan yang istimewa, ia melihat Tuhan (band,6:1-2) dan menyadari keberadaan bangsa saya. Allah mengetuk hatinya untuk menjadi penyambung lidah Allah dalam menyampaikan kasih dan keadilan Tuhan bagi umatNya. Ia menjadi utusan Allah. Menjadi seorang utusan bukan karena dorongan yang lain, kemauan diri sendiri atau terpaksa (band. Galatia 1;1-3) melainkan karena Tuhan yang memanggil. 2. Pengusan (ayat 5-6). Yesaya menyadari siapa dirinya di hadapan Tuhan, ia bukanlah seorang yang saleh dan suci, ia merasa tidak layak dengan apa yang sedang ia lihat dan dengar. Ia seorang yang tinggal di antara orang-orang yang najis bibir.
Ia tahu siapa Allah Israel. Yesaya sadar, bahwa menjadi utusan Allah itu merupakan hak istimewa, tetapi dituntut darinya kekudusan hidup. Dikuduskan (Ibrani : Qados, Yunani, Hagios) artinya : dipisahkan, di potong, dikhususkan untuk melakukan pekerjaan dari Allah yang maha kudus. Tiap hari mati terhadap manusia lama (dosa keinginan nafsu duniawi), karena tanpa kekudusan kita tidak layak melayani Alalh dan tidak dapat melihat Dia. Kita harus mempersembahkan tubuh kita sebagai persembahan yang hidup (Roma 12:1). Dengan hati yang tulus dan siap dipakai Tuhan setelah mengalami pengudusan Yesaya dengan rela mengatakan : Ini aku, utuslah aku. Jawaban Nabi Yesaya ini menyatakan kesiapan Yesaya menerima panggilan tersebut dengan segala konsekwensinya dan tanggung jawabnya dalam melaksanakan tugas dan menyampaikan pesan pengutus.
3. Melakukan perintah Tuhan (ayat 9) pergilah ... katakan kepada bangsa ini. Dalam tugas pelayanan seorang yang mengatakan : Ini aku, utuslah aku, harus menyampaikan kehendak dan isi hati Allah sebagai pribadi yang mengutus, bukan pikiran dan kemauan pribadinya. Ia harus taat pada pengutusnya, sebagaimana Paulus mengaku dan mengambil keputusan bahwa ia sebagai tawanan Roh, ia harus selalu taat (band. Kisah Rasul 16:4-6).
Melalui renungan firman Tuhan ini kita belajar bahwa seorang utusan haruslah mempunyai panggilan dari Allah, mengalami pengudusan dan melakukan kehendak Tuhan. Bahwa yang mengatakan Ini aku, utuslah aku adalah kita semua sebagai orang-orang percaya yang telah diselamatkan dengan komitmen kita masing-masing untuk misi dan penginjilan sedunia. Komitmen untuk berdoa ? Sehingga kita berkata : Ini aku, utuslah aku untuk menjadi pendoa yang setia bagi misi dan penginjilan dunia. Komitmen untuk mensuport dengan dana ? Sehingga kita berkata : Ini aku, utuslah aku untuk mensuport misi dan penginjilan dunia dengan dana. Komitmen untuk menyerahkan diri menjadi hamba Tuhan ? Sehingga kita berkata : Ini aku, utuslah aku untuk menjadi komunikator Injil, atau komitmen yang lain ? Tuhan Yesus menanti komitmen kita ! Amin.

Tuesday, May 6, 2008

Beach Kong Khow di Pantai Namu Nan Indah

01 Mei selesai Kebaktian Kenaikan Tuhan Yesus. Para Aktivis dan Pelayan Tuhan GMI Get's dan Pos Pelayanan Methodist Brahrang mengadakan acara "Beach Kong Khow" dengan tujuan untuk mempererat persahabatan antara para aktivis dan memberikan "semangat juang" (memangnya mau perang) dalam pelayanan ke depan nantinya, serta untuk mempererat persatuan dan kesatuan (TVRI kali ye) antara aktivis dan hamba Tuhan, sekaligus juga mendengarkan usul dan saran dari aktivis untuk kemajuan Get's ke depannya.
Hadir pula selain aktivis ada juga hamba-hamba Tuhan, dan para Majelis

Acara berlangsung dari jam 11.00 - 17.00 dengan diisi acara bebas, mmandi dan berenang di sungai. Lalu dilanjutkan dengan makan siang dan berenang kembali, baru jam 16.00-17.00 acara ibadah serta ngobrol-ngobrol..

ini beberapa foto-foto:







Tuesday, April 29, 2008

Visi Malam Penyegaran Rohani I

Sebuah jemaat yang solid adalah jemaat yang bukan hanya bertumbuh secara kuantitas (Jumlah). tetapi secara kualitas (Mutu), kualitas yang dimaksud dalam hal kerohanian, sehingga jemaat tidak akan hanya "mengembang" tetapi di dalamnya "keropos". Banyak gereja-gereja hanya menekankan kuantitas, sehingga mereka kelihatannya bertumbuh, tetapi sesungguhnya mereka "keropos". Dan ketika digoyangkan oleh "badai pencobaan", mereka tidak dapat bertahan.
kalau saya ditanya, pilih mana, diberikan kesempatan untuk jemaat saya bertumbuh secara kuantitas/ jumlah, atau diberi kesempatan untuk melayani di jemaat yang sedikit (dalam jumlah), tetapi menekankan kualitas. Maka saya lebih memilih jemaat yang sedikit jumlahnya tetapi diajarkan untuk berkualitas, sehinngga dengan kualitas yang dimiliki mereka bisa mengembangkan diri sendiri. Maksudnya adalah ketika mereka berkualitas, maka kuantitss atau jumlah akan "mengikuti".
Dan inilah visi dan misi Methodist Pos Pelayanan Brahrang yang ingin saya tekankan, "jemaat yang berkualitas". Visi dan Misi yang dimulai dengan Pemulihan dari dalam hidup kerohanian (yang digerakkan dengan acara "Malam pemulihan I dan II), dan Visi Misi selanjutnya Malam penyegaran Rohani untuk menyegarkan kualitas tersebut sehingga tidak menjadi vakum. Dan disadari memang, seolah-olah lambat pertumbuhannya, tetapi yang pasti akan beridir kokog, dengan pondasi kualitas yang kuat.
Oleh karena itu, doakan untuk Visi Malam Penyegaran Rohani I, doakan untuk waktu yang tepat, pembicara yang tepat, dan koordinasi yang mantap antara jemaat dan pengurus serta pembina.
Doakan juga agar visi dan misi ini dapat dipahami dan dilanjutkan oleh jemaat Methodist Pos Pelayanan Brahrang, setelah saya akan meninggalkan mereka untuk saya melayani di ladang pelayanan yang lain dan studi lanjut S-2 pada bulan Agustus nanti.
Gbu

Monday, April 28, 2008

ACARA ULANG TAHUN ANGGOTA POS PELAYANAN METHODIST BRAHRANG DARI BULAN JANUARI SAMPAI APRIL PADA TANGGAL 26 APRIL 2008 (PAS KEBETULAN 26 APRIL ULANG TAHUN KU JUGA HE HE HE SEKALIAN DECH)

me & Dewi "Persik" he he he

Dave and Dewi

Ko Djonni H H juga Ulang tahun lho 5 April



hati hati Chuan tao Agus "keselek" makan Tart nya

Aduh tiup lilinnya jangan kuat-kuat Kue Tart nya nanti banjir he he he


Merdeka !!! Pak Bertland memang Indonesia sudah merdeka gak usah angkat angkat tangan segala,pakai rexona gak???

Ada yang mau makan kue gak???Wa potongkan ya!!!!!!!!!!!!!!!


















































Thanks God

Thanks God...karena Malam Ucapan Syukur-Kabar SukaCita di Pos Persekutuan Doa Kampung Tanjung Binjai Jumat, 25 Aprilo 2008 sudah dapat berjalan dengan lancar.....
Pembicara Pdt. Franklin Hattu, yang menjadi pembicara di acara ini telah melayani Tuhan dengan Firman Tuhan tentang "Manusia baru".....
Jumlah Kehadiran mencapai hampir 200 orang..kebanyakan orang yang belum "Percaya".
Doakan terus untuk Kampung Tanjung!
Special thanks: All Panitia, khhususnya : Ko Agustinus, Ko Acuan, Anton Eden, Wilson Eden, Hendri, Ishak dan Pdt. F Hattu. GBU

Monday, April 14, 2008

Visi dan Misi dari Tuhan

"Beritakan lah Firman baik atau tidak baik waktunya"
Secara pribadi saya menyadari "siapakah saya?" tapi kenyataan yang pasti, "saya ada untuk kemuliaanNYa". Inilah yang saya renungkan akhir-akhir ini, suatu Visi dan Misi dari Tuhan
Dari kutipan ayat diatas, saya merenungkan apa maksud Tuhan memberikan ayat ini, ditambah lagi saya merenungkan apa kesan dan pesan yang Tuhan berikan melalui beberapa pekerjaan pelayanan yang baru-baru saja dilalui dalam waktu dekat ini.
Akhirnya saya menemukan suatu pesan, "beritakan lah...." lalu saya balik bertanya: "melalui apa Tuhan",
Tuhan berkata: Lihat jika ada Malam Pujian-jika ada Malam Penyembahan-jika ada Malam Ucapan Syukur-jika ada Malam Pemulihan-jika ada Malam Kebaktian Kebangunan Rohani, apakah kamu sadari itu cara AKU bekerja untuk mereka yang terhilang,"
Dalam hatiku "ia juga ya".
Akhirnya kutangkap dalam visi dan misi itu, buat KKR. buat ibadah lebih hidup..
Memang sulit juga menuangkan visi dan misi yang harus kuungkapkan kepada beberapa orang, karena pasti ada yang berpikir dana, keamanan, situasi dlsbg. tapi saya yakin jika Roh Allah bekerja, siapa yang mampu menghalanginya.
Jika ada yang berkata soal dana, saya bisa katakan:
"Janganlah engkau hitung-hitungan dengan Tuhan, kalau engkau tidak mau TUHAN hitung-hitungan dengan engkau"
Kalau tanya soal keamanan dan situasi "Tuhan berkata: Akulah Gembala kamu" dan seperti Daud menyadari Gada dan Tongkat Tuhan selalu menjaga nya... (Mazmur 23)
dan kalau ada yang memberikan halangan dengan alasan apapun juga, Ternyata baru kusadari Tuhan sudah menjawab semuanya...AKU TUHAN LHO...yang empunya langit dan bumi, AKU punya semuanya, JANGAN KAMU TAKUT....

Bagi yang membaca blog ini doakanlah...ini visi misi yang Tuhan tanamkan...dan jika ada yang mempunyai visi dan misi yang sama, tidak terbatas dilingkup kota Binjai saja, hubungi saya, mari kita bergandengan tangan, untuk pekerjaan Tuhan, saya nantikan saudara-saudari....
Kalau perlu, buat pekerjaan yang lebih besar lagi, KKR besar untuk Tuhan...
jika ada yang mempunyai usul dan saran hubungi saya....
Jika ada yang memberikan tanggapan hubungi saya....
dave_kandar@yahoo.com

KKR "Malam Ucapan Syukur"-Kabar Sukacita

Setelah kesuksesan di KKR-"Malam Pemulihan I, Malam Pemulihan II dan rencana Pos Pelayanan Methodist Brahrang akan kembali mengadakan Malam Penyegaran Rohani I.
Tidak ketinggalan Pos Pelayanan Methodist Kampung Tanjung Binjai ingin merasakan hadirat Allah dalam puji-pujian, penyembahan dan Firman Tuhan. Maka atas dasar kerinduan tersebut maka di Kampung Tanjung Binjai akan di adakan Malam Ucapan Syukur- Kabar Sukacita.
Kampung Tanjung adalah salah satu daerah di pusat kota Binjai, ditengah keadaan masyarakat yang masih jauh kepada pengenalan akan Allah yang benar, maka kami anak-naka Tuhan rindu Kampung Tanjung dimenangkan untuk Kristus.
Untuk menggenapi kerinduan itu, maka diusulkan KKR dengan tema Malam Ucapan Syukur-Kabar Sukacita. Dan dibentuklah panitia untuk mendukung acara ini.
Kerinduan kami, acara ini dapat menjadi berkat bagi Kampung Tanjung secara khusus.

Kemudian di tengah pergumulan untuk mencari siapa pembicara dalam acara ini, secara langsung, ketika saya secara pribadi menghubungi Pdt. Franklin B Hattu untuk menanyakan siapa hamba Tuhan dari Batu Jawa Timur yang akan datang ke Medan pada tanggal itu, secara kebetulan pula hambaNya ini ternyata bertepatan akan mengajar di Medan pada tanggal tersebut, maka dengan tanpa banyak pertimbangan, dimintalah kesediaan beliau untuk menjadi pembicara dalam KKR ini, dan dengan rendah hati beliau menyanggupinya. Doakanlah!!

Doakan juga untuk keberhasilan acara ini, doakan untuk keamanan, situasi cuaca, dan semua perlengkapan serta personel yang akan terlibat langsung dalam acara in, supaya urapan kuasa Roh Kudus Allah yang memampukan kami semua. Amin.

Special thanks untuk: Segenap Hamba TUhan GMI Getsemani Binjai, Majelis, dan aktivis
khusus untuk Ko' Agustinus, Ko' Acuan, Ishak Beriman, Anton Eden, Wilson Eden, dan semua yang telah merendahkan hati mengerjakan semua persiapan acara ini, agar nama Tuhan dipermuliakan.Tak lupa untuk segenap anak-anak Tuhan di Kampung Tanjung, bekerja keraslah untuk pekerjaan Tuhan, Karena Kampung Tanjung adalah lahan yang subur untuk menabur benih-benih Firman Tuhan.
God bless....





Inilah nanti Profile hambaNya yang akan melayani di Malam Ucapan Syukur Pos Pelayanan Methodist Kampung Tanjung Binjai:

Pdt. Franklin B. Hattu

Pendeta dari Gereja Misi Injili Indonesia, diutus untuk melayani sebagai dosen di Institut Injil Indonesia, STT ATI Anjungan Pontianak Kalimantan Barat. Beliau melayani sebagai dosen pengajar, pembina dan pernah menjabat Pembantu Ketua STT ATI. Pengalaman Pelayanan beliau adalah Pedalaman kalimantan Barat, Kuching-Malaysia dan dibanyak kota di Indonesia sebagai staf dosen mendampingi mahasiswa dalam pelayanan praktek Mission Trip.